Ini tanda baktiku, Ibu
Kemarin, wajahnya masih sama
Sama - sama terpahat duka
Sekarang pun masih sama
Sama - sama menahan luka
Namun , besok takkan ku biarkan
Bahkan hanya setitik air mata
Tak kan ku biarkan basahi pipimu
Ini tanda baktiku
Kan ku bawa bumi beserta isinya di
hadapanmu
Agar engkau tak semendung kabut pagi
Agar kau tak sekusam langit malam
Ini tanda baktiku
'tuk bayar hutang - hutangku kemarin sore
Ketika kau curahkan seluruh hidup dan mati
Hanya untuk dengar suara tangis dan tawa
Dariku yang baru melihat dunia
Ini tanda baktiku
Yang belum bisa membeli
Tiap tetes peluh yang kau beri
Tiap piksel warna yang kau kata seni
Tiap air mata yang jatuh kalaku tak
tersenyum lagi
Ini tanda baktiku, Ibu
Aku mencintaimu, walau mungkin tak sebesar
cintamu dulu
tak sehebat pengorbananmu dulu
Tak semenakjubkan belaianmu dulu
Ibu, ibu, ibu
Kan ku cium surga di telapak kakimuIni tanda baktiku, Ibu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar